Recents in Beach

Menolak Revisi KUHP, Antara Niat Baik Dan Kebaikan


Bak bom atom, penolakan terhadap RKUHP kontroversial meledak di setiap sudut Nusantara.

Atas nama hati nurani dan kemanusiaan mahasiswa dengan lantang membanjiri jalanan meminta kepada DPR dan Penguasa untuk membatalkan pasal kontroversial RKUHP yang dinilai hanya menguntungkan pebisnis.

Atas nama kebaikan mahasiswa menolak RKUHP demi kehidupan yang berperikemanusiaan.

Namun sungguh miris, niat baik mahasiswa dihargai dengan kecaman dan tuduhan yang irasional.

Gerakan mahasiswa dihujani dengan tuduhan-tuduhan tak berdasar mengatakan aksi yang mereka lakukan ditunggangi kepentingan politik kelompok taliban dan lainnya.

Selain itu, niat baik ini mendapat perlakuan tidak menyenangkan yakni dipukuli dan dihujani dengan gas air mata.

Mereka diperlakukan dengan tidak manusiawi layaknya binatang...!!!


Salahkah mahasiswa menyampaikan aspirasi atas nama kebaikan dan kemanusiaan?

Mereka bergerak atas nama hati nurani, salahkah?

Di mana harusnya HATI Nurani berlabuh?
Kebenaran milik siapa?
Keadilan milik siapa?
Kecaman itu harusnya terlontar terhadap siapa?

Bagaimana menilai tindakan mahasiswa ini?

Bagaimana pula kita menilai perlakuan barbar penguasa lewat aparat kepolisian dalam menangani demonstrasi mahasiswa atas nama kemanusiaan!!!

Dewasa ini hati nurani mungkin terpenjara dalam pesona kekuasaan dan politik.

HATI NURANI sebenarnya untuk siapa?

Hati nurani hanya milik siapa?

Hati nurani harus membela siapa?

Mereka mengecam sembari menuntut dialog demi kemanusiaan dan keadilan!!!


Wahai mahasiswa penyambung lidah rakyat. Nasibmu mungkin tidak ada dalam proposal HAM sehingga mereka bebas melakukan apapun termasuk memperlakukan kalian seperti binatang.

Proposal HAM itu mungkin milik para penguasa sejak dulu.

Wahai mahasiswa...

Jangan mau bungkam, jangan mau REVISI KECAMAN demi kemanusiaan yang adil dan beradab.

PERDAMAIAN Mungkin hanya berarti CARI AMAN dan itu hanya layak buat mereka yang berdasi dan bercincin berlian...

Posting Komentar

0 Komentar