Butiran-butiran Kristal mempesona
Membuat diriku selalu menunggu hadirmu
Merdu suara kedanganmu
Hadirmu memanjakan mata diri ini
Selalu, dan selalu disetiap hadirmu
Butiran-butiran Kristal mempesona
Kedatanganmu selalu dinanti-nanti
Jikala sedih menyapa hanya dirimu yang dapat menenangkan
Hingga diri ini tersenyum selebar dan semanis mungkin
Tertawa dan berlari menikmati kedatanganmu
Butiran-butiran Kristal mempesona
Kau hadir dengan berbagai alasan
Kauhadir mengundang Tanya
Kau hadir membaw ketenangan
Kau hadir dengan semangat membara
Bagiku…
Kau penyelamat jiwa lemah ini
Tuhan ku maha adil dan bijak sana dank au adalah anugrah terindah
Kau begitu menyenangkan
Datang dengan sejuta dekapan kehangatan
Dan engkau pergi dengan meninggalkan keindahan yang lain
Keindahan yang memiliki warna warni
Keindahan membuat yang memandangnya tak berpaling dan tak berkedip
Keindahan yang datang setelah dirimu pergi
Butiran-butiran Kristal mempesona
Penyemangat dalam keterpurukan
Keindahan dalam kegelapan
Keramaian dalam kesunyian
Dan jika rembulan kau terlihat menawan
Butiran-butiran Kristal mempesona
Menikmati hadirmu dengan canda tawa
Menikmati hadirmu di depan rumah tetangga
Berlari-lari kecil denga beberapa kawan
Memainkan berbagai macam permainan tradisonal
Butiran-butiran Kristal mempesona
Rasa syukur yang tak henti-hentinya terucap dari mulut para petani
Menyisahkan genangan yang bermanfaat
Tumbuhan subur nan hijau karna hadirmu
Melihat dan menikmati hadirmu
Seakan dunia dan waktu ingin kuhentikan
Butiran-butiran Kristal mempesona
Di Negara yang sangat ku cintai dan hargai
Kau hadir setelah beberapa bulan berlalu dengan teriknya sinar mentari
Diri ini hanya bisa menikmati hadirmu setelahnya.
Butiran-butiran Kristal mempesona
Kisah klasik yang terurai begitu saja..
Kisah yang selalu bertambah ketika hadirmu
Tetesan demi tetesan membuat diri tersanjung akan hadirmu
Jatuh berkali-kali
Dan tak mengenal lelah
Aku banyak belajar dengan hadirmu
Oleh
Nurlailah
0 Komentar